Posted by : Yasep Atmaja Minggu, 23 Maret 2014



"Kamu tau kesalahan mu kan?"
"Iya pak.."
"Yaudah mau berapa kali?"
"Lima kali aja ya pak?"
"Okee yaudah,sepuluh kali"
Seperti itu lah percakapan ku di suatu pagi dengan guru yang mempergoki ku tidak mengenakan hal yang bernama,"Helm" saat masuk ke gerbang sekolah. Ya lumayang itung-itung olahraga kan bisa push up walaupun sedikit terpaksa.

Pagi yang indah seperti biasa, teman-teman seperti biasa, makanan-makanan seperti biasa, tapi kalo soal pelajaran aku belum bisa membiasakannya. Entah kapan hubungan ini di mulai, entah kapan aku bertemu dengannya, entah kapan kita berkenalan, bahkan aku lupa pertama kali sms dan mendapatkan nomor hape nya, tapi semoga ini pertanda yang baik. "wahh ke Bali ya?" , "iya dong" juli,gede dan teman-teman sekelasku yang memilih study tour ke Bali, dan engkau pun terselip di antara mereka. Aku lupa sejak kapan kita mulai sms dan dekat, tapi aku tidak pernah lupa kamu memberikan gantungan kunci persegi empat bertuliskan Sersan(serius tapi santai) dan sebuah kaos bertulis kan I love You...wait I Love Bali ternyata. Pamula, iya dia, memberikan itu padaku dan teman-temannya yang lain, mungkin ini tanpa kita sadari menjadi awal dari hubungan kita. Jujur saja aku lupa bukan melupan apa yang dulu terjadi tapi karena benar-benar lupa bagaimana dulu kita berhubungan. Seingat ku engkau pintar, aku bodoh, engkau rajin, aku malas, engkau duduk depan, aku duduk di belakan setiap hari di kelas, tetapi aku mulai tertarik padamu karena suatu hal yang tak jelas.

"ajarin aku praktikum fisika ya?" modus ku untuk memanfaatkan mu? apa untuk tetap bisa bertemu dengan mu? Aku memang orang yang bodoh yang perlu di beri pelajaran ekstra untuk hal-hal semacam ini. Sedari awal aku merasakan ada yang berbeda dengan dirimu, ah mungkin hanya perasaan ku saja. Tetapi mengapa kita semakin dekat?," udah kalian jadian aja,buat status berpacaran di fb sono" ucap maytia,teman yang sudah aku anggap kakak ku sendiri,"ahh apa'n si teh"pamula menjawabnya,"ahh aku mau-mau aja,ayuk?" malam itu kami membuat status berpacaran di fb, aku sungguh senang,sungguh, setiap melihat mu aku merasa nyaman, tanpa kamu sadari juga aku selalu memandangi mu dari bangku terbelakang di setiap kelas. Ah tapi aku terlalu takut pada perasaan ku yang ini jika aku salah mengerti keadaan dan engkau malah memusuhiku nantinya, tetapi maytia membantu ku,”yakinin perasaan mu,kalo emang kamu suka ya ungkapin yang sebenernya”. Waduh,apa artinya ini?aku harus berbuat apa?tapi aku tersadar juga, aku harus mengungkapkan apa yang ada di dalam otak dan dada ku. Karena aku tahu semua cinta itu harus di ungkapkan, tidak ada cinta yang tidak di ungkapkan,kecuali oleh orang yang terlalu mencintai dirinya sendiri.

Iyaa benar, aku harus melakukannya, aku akan mengatakannya......

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Welcome to My Blog

Statistik

Banner

Free counters!


- Copyright © Adzroo Zata -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -