Posted by : Yasep Atmaja Minggu, 15 Januari 2012


Minggu, 15 January 2012
Pukul 18.00-19.00
Di jalan raya Nambah Rejo-Punggur

Kejadian ini dimulai ketika sore hari menerka. Aku tidak menyangka sedikit pun aku akan mengalami kejadian yang sangat mengejutkan. Semua berawal ketika aku hendak membeli makan malam di sebuah
pasar. Sore menjelang malam tepatnya aku berangkat. Di tengah perjalan aku tidak merasakan ada hal yang aneh sedikit pun. Ketika membeli sebuah pecel lele pun tidak ada hal yang ganjil terlintas dan menerka benakku. Salip menyalip mobil pun aku terjang tanpa ada rasa takut sedikit pun walau ketika itu hujan baru saja berhenti meneteskan airnya. Di sebuah jalan yang cukup ramai, aku hendak menyalip sebuah mobil colt diesel yang berjalan pelan didepan ku. Tanpa ragu aku menambah kecepatan motorku karena didepan sudah nampak sebuah sepeda motor walau jaraknya cukup jauh. Tiba-tiba tanpa diduga ada seekor kucing bewarna kuning yang berlari ketengah jalan tanpa peringatan sedikit pun. Aku sempat berfikir diwaktu kurang dari satu detik itu. Pilihan pertama aku berhenti dan mengerem mendadak sepeda motor ku, tetapi jika aku mengerem motor ku secara mendadak aku pasti jatuh tersungkur dijalan raya yang cukup ramai itu. Aku mungkin bisa jatuh dan tertabrak kendaraan lain yang melintas. Dan ada pilhan kedua yang cukup membingungkan ku, yaitu dengan lebih menambah kecepatan sepeda motor ku. Jika aku melakukan ini pasti dan dapat dipastikan kucing tersebut akan mati! Kedua pilihan tersebut sangat membuatku galau dan aku hanya mempunyai waktu sepersekian detik untuk memilih kedua pilihan. Pada akhirnya aku memilih untuk menabrak kucing itu tanpa ada pilihan lain. Kucing itu pun menggeliat kesakitan dan mungkin kucing itu mati. Aku tidak bisa berhenti karena jalan yang ramai dan aku takut untuk melihat kucing yang kesakitan itu tersiksa. MAAF kucing. Memang aku yang salah dan aku mengaku salah karena tidak menengokmu. Aku doakan kau agar tenang disisinya. Amin….
Akupun melanjutkan dan tetap mengendarai sepeda motor ku dengan kencang. Aku gelisah ditengah jalan, berfikir dan sedikit takut akan apa yang akan terjadi nanti. Apakah kejadian ini sebuah pertanda dari Allah swt? Entah lah, yang pasti ketika aku meneruskan perjalanan ku, aku melihat lagi sesuatu yang tidak aku duga sama sekali. Kejadian ini tepat 3 kilometer dari kejadian aku menabrak kucing tersebut. Aku melihat seorang wanita tergeletak dijalan raya tanpa bergerak sedikitpun. Wanita ini ternyata mengalami kecelakaan, dia menghantam sebuah lubang kira-kira berdiameter sekitar 60 cm. lubang yang sangat kecil dan dalam membuat lubang ini tidak terlihat diwaktu magrib seperti saat ini. Wanita itu jatuh belum lama, seketika akupun berhenti. Hanya beberapa orang yang menolong karena kejadian itu baru saja terjadi dan terjadi pada waktu magrib. Aku turun dan hendak melihat wanita tersebut, mungkin aku mengenalnya. Ternyata wanita tersebut tidak aku kenal, dan warga sekitar pun tidak ada yang mengenalnya. Seketika seorang warga memeriksa kantung celana dan mengambil hanphone wanita tersebut dengan maksud menghubungi nomor telepon yang ada dikontak hp wanita malan tersebut. Seorang pria mengangkat telepon dan akan menuju lokasi kejadian. Kami pun merasa sedikit lega. Tetapi wanita itu belum bergerak sedikit pun? Walau darah tidak banyak bercucuran dan kondisi wanita tidak terlihat begitu parah, kami merasa sangat khawatir dengan kondisi wanita malang ini. Kami pun mencari sebuah mobil yang lewat dan hendak membawa ke rumah sakit atau bidan terdekat. Aku melihat wanita itu dengan penuh kengerian, karena aku berfikir saat aku melindas kucing itu mungkin posisi wanita itu akan aku alami juga. Wajah wanita itu mengalami seidikit lecet dan berdarah disana-sini tetapi tidak begitu banyak meneteskan darah. Kami hanya bisa menunggu. Ketika masyarakat setempat sudah mulai berdatangan, aku pun pulang karena ayah ku sudah menunggu makan malam yang aku beli. Aku hanya bisa melakukan sebatas itu. Aku yakin masyarakat yang mulai berkumpul itu pasti bisa menolong wanita bermotor Yamaha Mio tersebut. Aku yang terburu-buru karena sudah membuang  waktu terlalu banyakpun langsung menghidupkan sepeda motor ku. Aku yakin wanita itu akan baik-baik saja dan semoga dia memang baik-baik saja.
Dan diseparuh jalan pulang ku aku hanya bisa mengucapkan nama Allah dan berdoa kepadaNya untuk melindungi ku dari semua kejadian yang tak terduga sperti itu.
Maafkan aku kucing,dan semoga engkau baik-baik saja wanita malang. Aku mendoakanmu dari sini, dan akan selalu mengingat kejadian ini.
Dan satu hal lagi yang membuat ku tidak tenang. Kejadian berturut-turut ini apakah ada sesuatu yang ingin di sampaikan oleh Allah swt kepadaku? Tetapi apa itu? Mungkin dia mengingatkan ku supaya aku tidak ngebut lagi ketika berkendara? Apakah ada pesan lain? Aku hanya bisa berdoa kepadanya dan mengambil hikmah dari kejadian kali ini.

{ 11 komentar... read them below or Comment }

  1. Hmmm lain kali jgn ngebut lg sob, eh kata org tua dulu kalau nabrak kucing n gak dikuburkan ntar bakal sial ya? Hmmm semoga anda baik2 saja.

    BalasHapus
  2. @Anwar : iya sob, jujur q takut, tapi ini kali kedua aku nabrak kucing, yg pertama sh gk ada apa2, tpi gk tau yg ini,:(

    BalasHapus
  3. Wahh saya juga tkut tu sob, wlaupun cuma hampir nabrak,,

    BalasHapus
  4. mantap artikelnya sob,, keep post..

    BalasHapus
  5. thanks all, ma'f lok gk ane bikin menarik tulisan'y, asal ngetik aja sh, :D

    BalasHapus
  6. hadir kembali mas bro... lihat curhatan2 mas :D
    Absen siang

    BalasHapus
  7. wah parah ne anak sekolahan.. maen ngebut2 aja.. kasian si kucing >.<

    BalasHapus
  8. Rama : sok atuh ...

    mb' Richa : gk sengaja lo mb' , tpi smpe skarang q sehat2 aja ko, :)

    BalasHapus
  9. Hey yasep, thanks for visiting my blogs. Came here to check this site and all your other blogs. Anyway, I don't understand much but do keep in touch. Take care bro!

    BalasHapus
    Balasan
    1. ok friend,thanks for your visiting, :)

      Hapus

Welcome to My Blog

Statistik

Banner

Free counters!


- Copyright © Adzroo Zata -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -